Pentingnya Asesmen Psikologi

Dalam dunia yang semakin kompleks dan penuh tantangan, memahami diri sendiri dan orang adalah keterampilan yang tak ternilai. Berapa banyak dari kita yang bisa mengenali dengan jelas apa yang menjadi kekuatan dan kekurangan, emosi, kondisi mental, dan banyak aspek dalam diri kita?

Rasanya bukan sesuatu hal yang mudah untuk mengenali semua hal itu. Butuh usaha dan proses untuk kita semakin cakap dalam mengenalinya.

Salah satu usaha yang bisa dilakukan untuk menolong kita mengenali diri sendiri adalah mengikuti asesmen psikologis. Melalui asesmen psikologis, kita dapat mengenali berbagai aspek kepribadian, kekuatan, dan kelemahan yang mungkin tidak terlihat pada pada pandangan pertama. Asesmen ini tidak hanya membantu dalam diagnosa kondisi mental tetapi dapat juga memberikan panduan untuk pengembangan diri dan karier. Dengan informasi yang mendalam dari hasil asesmen, individu dapat mengambil langkah-langkah yang lebih tepat untuk mencapai kesejahteraan dan kesuksesan dalam aspek kehidupannya.

Image: https://www.parents.com/parenting/better-parenting/style/parenting-styles-explained/

Apa itu Asesmen Psikologis?

Asesmen psikologis dapat merujuk pada pertanyaan lisan, tulisan, atau berbagai aktivitas yang membantu mengukur aspek pikiran, perasaan, perilaku, atau kapasitas seseorang. Asesmen psikologis dapat mencakup berbagai komponen seperti tes psikologis yang mengacu pada norma, tes dan survei informal, informasi wawancara, catatan sekolah atau medis, evaluasi medis, dan data observasi.

Kenapa penting?

Ada beberapa alasan mengapa asesmen psikologis penting?

  • Asesmen psikologis penting karena dapat membantu mengidentifikasi kondisi kesehatan mental dan masalah lain yang mungkin memengaruhi pikiran, perasaan, dan perilaku seseorang.

  • Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih lengkap tentang kekuatan dan kelemahan seseorang, yang dapat berguna dalam pengambilan keputusan tentang perawatan dan dukungan.

  • Asesmen psikologis dapat membantu mendiagnosis kondisi seperti depresi, kecemasan, gangguan bipolar, dan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (ADHD), ASD.

  • Dapat digunakan untuk menilai kemampuan kognitif seseorang, seperti ingatan, keterampilan memecahkan masalah, dan fungsi intelektual.

  • Dapat membantu mengidentifikasi penyebab yang mendasari gejala seseorang dan memberikan dasar untuk mengembangkan rencana perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka.

  • Dapat digunakan untuk memantau kemajuan perawatan seseorang dan membuat penyesuaian yang diperlukan.

  • Dapat membantu individu dan keluarga mereka lebih memahami hakikat perjuangan mereka dan pilihan yang tersedia untuk mengatasinya.

Siapa yang melakukan Asesmen Psikologis?

Asesmen psikologis hanya bisa dilakukan oleh profesional yang terlatih dalam pemberian dan interpretasi tes seperti Konselor, Psikolog, dan Psikiater. Asesmen psikologis yang bersifat non-klinis dapat diberikan oleh Konselor, sedangkan untuk asesmen yang bersifat klinis harus diberikan oleh Psikolog atau Psikiater.

Kapan untuk melakukan Asesmen Psikologis?

Asesmen psikologis dapat dilakukan dalam berbagai situasi, tergantung pada kebutuhan individu. Seperti saat mengalami stress, perubahan perilaku, masalah di tempat kerja atau di sekolah, krisis kehidupan (trauma), gangguan psikologis yang tidak terdiagnosis, masalah dalam hubungan interpersonal, kebutuhan pengembangan diri.

Pusat Konseling Selalu Ada Harapan menyediakan skrining awal Kesehatan Mental baik anak, remaja, maupun dewasa. Silahkan kunjungi link ini. Melalui skrining ini jika skor menunjukkan abnormalitas, individu diharapkan untuk segera mencari bantuan profesional. Selalu Ada Harapan menyediakan layanan konseling dengan konselor yang telah berlisensi nasional. Segera hubungi melalui link ini.

Dengan demikian, asesmen psikologis bukan hanya alat diagnosis tetapi juga langkah penting dalam perjalanan menuju kesehatan mental dan kesejahteraan pribadi yang optimal. Ini adalah investasi dalam diri sendiri yang dapat menghasilkan manfaat jangka panjang untuk kualitas hidup yang lebih baik.

Referensi

  • https://www.apa.org/topics/testing-assessment-measurement/understanding 

  • https://lindnercenterofhope.org/blog/psychological-assessment-what-is-it-and-how-can-it-help/

  • https://youngmindsnetwork.com.au/types-of-psychological-assessment/

Next
Next

Parenting Tips: Pola Asuh yang Baik